PRINGGABAYA UTARA — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 7 Universitas Hamzanwadi menonjolkan aksi nyata mereka dengan berpartisipasi aktif dalam suksesnya program "Gerakan Cegah Stunting". Kegiatan strategis ini berlangsung di Desa Pringgabaya Utara, Kecamatan Pringgabaya, pada Sabtu, 27 Juni 2026.
Gerakan ini merupakan program unggulan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang diikhtiarkan untuk menekan sekaligus menurunkan angka stunting secara signifikan di seluruh wilayah NTB, khususnya di Desa Pringgabaya Utara. Istimewanya, desa ini terpilih karena termasuk ke dalam kategori "Desa Berdaya" yang menjadi sasaran prioritas program intervensi kesehatan tersebut.
Acara berskala provinsi ini dihadiri langsung oleh Ibu Gubernur NTB, Camat Pringgabaya, perwakilan Dinas Kesehatan, serta jajaran Pemerintah Desa Pringgabaya Utara. Tak kurang dari 50 warga perwakilan masyarakat Desa Pringgabaya Utara juga turut hadir sebagai peserta edukasi.
Dalam kesempatan tersebut, rekan-rekan mahasiswa KKN Kelompok 7 Universitas Hamzanwadi tidak hanya hadir sebagai tamu undangan biasa, melainkan juga dipercaya penuh untuk terjun langsung menjadi bagian dari kepanitiaan dan petugas pelaksana di lapangan.
"Keterlibatan kami dalam Gerakan Cegah Stunting ini adalah bentuk pengabdian nyata mahasiswa kepada masyarakat. Kami berharap kehadiran KKN Universitas Hamzanwadi bisa membantu menyukseskan visi NTB bebas stunting, dimulai dari tingkat desa," ujar salah satu perwakilan mahasiswa KKN Kelompok 7.
Melalui sinergi antara Pemprov NTB, pemerintah desa, masyarakat, dan akademisi lewat peran mahasiswa KKN ini, diharapkan kesadaran akan pentingnya gizi seimbang dapat meningkat, sehingga target penurunan stunting di Desa Pringgabaya Utara dapat tercapai secara optimal.