PRINGGABAYA UTARA — Dalam upaya melestarikan seni budaya sejak dini, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hamzanwadi menggelar program pelatihan tari tradisional bagi anak-anak di Desa Pringgabaya Utara. Kegiatan yang telah dimulai sejak awal Juni 2026 ini menyasar generasi muda agar lebih mengenal dan mencintai warisan budaya bangsa.
Program seni ini digawangi langsung oleh dua mahasiswa KKN dari jurusan Seni dan Pertunjukan, yakni Saudari Hasana dan Saudara Mufti, yang bertindak sebagai penanggung jawab sekaligus instruktur latih.
Untuk memaksimalkan penguasaan gerakan, latihan tari ini digelar secara intensif sebanyak tiga kali seminggu, yakni setiap sore pada hari Senin, Selasa, dan Rabu. Kegiatan dipusatkan di TPQ Miftahul Khair, Dusun Cemporonan, Desa Pringgabaya Utara.
Sejak pertama kali dibuka, agenda latihan ini mendapat sambutan yang sangat hangat. Banyak anak-anak di lingkungan sekitar yang mendaftarkan diri dan menunjukkan antusiasme yang luar biasa saat mempelajari setiap gerakan tari tradisional yang diajarkan.
"Melihat antusiasme anak-anak yang begitu tinggi membuat kami semakin bersemangat. Latihan intensif ini tidak hanya sekadar mengisi waktu sore dengan kegiatan positif, tetapi juga menjadi persiapan matang karena hasil latihan tari ini nantinya akan dipentaskan secara resmi pada acara perpisahan dan penarikan mahasiswa KKN," ujar Ahmad Zikri Robby Matori selaku Ketua KKN Universitas Hamzanwadi.
Melalui program kerja ini, mahasiswa KKN Universitas Hamzanwadi berharap dapat memberikan ruang kreativitas bagi anak-anak Dusun Cemporonan serta menumbuhkan rasa percaya diri mereka saat tampil di atas panggung kelak.