PRINGGABAYA UTARA — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 7 Universitas Hamzanwadi sukses menggelar kegiatan sosialisasi pemanfaatan limbah pertanian di Desa Pringgabaya Utara. Kegiatan yang berfokus pada pengenalan pembuatan arang briket dari bonggol jagung ini dilaksanakan pada Ahad, 21 Juni 2026, mulai pukul 16.00 WITA hingga selesai.
Bertempat di Dusun Cemporonan, Desa Pringgabaya Utara, agenda ini dihadiri langsung oleh Sekretaris Desa Pringgabaya Utara, Kepala Dusun Cemporonan, serta warga masyarakat setempat yang ingin mempelajari inovasi tersebut.
Untuk mengupas potensi briket tersebut, mahasiswa KKN menghadirkan Saudara Muhammad Adnan Hidayat sebagai pemateri. Beliau merupakan salah satu senior berpengalaman dari organisasi Mahasiswa Pecinta Alam (MPL).
Dalam pemaparannya, Muhammad Adnan Hidayat memberikan penjelasan mengenai langkah-langkah serta formula dasar untuk mengolah bonggol jagung—yang biasanya hanya menjadi limbah tak terpakai setelah musim panen—menjadi arang briket yang bernilai ekonomis dan ramah lingkungan sebagai alternatif bahan bakar.
"Inovasi ini sengaja kami angkat karena melihat potensi limbah bonggol jagung yang melimpah di desa ini. Melalui sosialisasi ini, kami berharap masyarakat Pringgabaya Utara, khususnya di Dusun Cemporonan, mendapatkan gambaran dan edukasi baru mengenai pemanfaatan bahan organik untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar konvensional," ujar Ahmad Zikri Robby Matori selaku Ketua KKN Universitas Hamzanwadi di lokasi kegiatan.
Kehadiran program kerja dari Kelompok 7 KKN Universitas Hamzanwadi ini mendapat apresiasi positif dari pemerintah desa dan warga. Edukasi mengenai pengolahan briket ini diharapkan mampu membuka wawasan masyarakat dalam menyulap limbah pertanian menjadi sumber energi alternatif yang efisien di kemudian hari.